28 Mei 2016

#1 Iri

Iri yah? ah, bicara soal iri emang ga ada hentinya. Iri, kali ini, hal yang satu ini lagi nemplok ama diri gue, kenapa coba? masalahnya cuma satu sih. Karna gue Mahasiswa Karyawan alias non-Reguler dan gue termasuk mahasiswa nokturnal (mahasiswa malem).

Sebagai mahasiswa non-Reguler, wajar dong iri sama sodaranya alias Mahasiswa Reguler. Lha, kenapa? kok bisa?. Iyalah, Mahasiswa no-Reguler jarang punya waktu luang. Namanya juga Mahasiswa non-Reguler alias kelas karyawan, sebagian waktunya hampir habis dipake kerja (sebenernya, anak Reguler juga iri kalo urusan kerja mah) dan datang ke kampus dalam kondisi lelaaaaah, tenaga tinggal sisanya. Belum lagi kalo dapet tugas dari bapa/ibu dosen yang baik-baik, waduh rasanya pengen punya alat penghenti waktu sementara biar bisa forkus ngerjain tugas tanpa dihantui tugas dari kantor. Hadeuh.

Iri? wajar. Namanya juga manusia biasa. Iri udah ga aneh apalagi kalo liat MahasiswaReguler keluyuran (gatau sih meeka keluyuran dengan tujuan yang jelas apa engga), tapi yang gue liat dari mereka, enaknya tuh kaya misal mereka gabung organisasi kampus  semisal BEM atau segala macem. Terus, selain bisa dan ada yang diharuskan gabung, mereka juga bisa ambil ngajar privat buat ngisi waktu luang dan tambah-tambah uang jajan, mayan laah buat traktir pacar tanpa harus minta orang tua apalagi sampe nipu segala macem. Malu-maluin. Selain itu juga, mereka bisa pula jadi sukarelawan/volunteer. Mayan tuuuh, nambah-nambah pahala.

Iri emang sering bikin gue keganggu dan engga jarang hal satu ini bikin gue stress dan ujung-ujungnya dompet gue jadi sasaran (cek, ada duitnya apa kaga) buat jajan. Makanya gue sering kekeringan pas akhir bulan sampe megap-megap. Ya ampun.


Iri emang pasti ada di setiap manusia. Alamiah. Kita tetep harus bisa kontrol tuh sifat satu itu. Jangan lupa bersyukur. Harus sering-sering bersyukur emang, kenapa? diluaran sana banyak yang engga seberuntung kita. Nah, dari situ harus banyak-banyak Ber-Syu-kur. Apapun itu. Dijamin, Jadi lebih plong tuh hatinyaaa. :)

#CatatanMahasiswaAbsurd

2 Mar 2016

Untukmu Disana

Untukmu disana,
aku simpan sepucuk surat
di beranda rumahmu,
untuk kau baca esok pagi.

Untukmu disana,
aku rindu kau disini.
Badai hari lalu biarlah berlalu,
hari ini kita sambut pelangi indah,
bersama, berdua.

Selamat malam kasih

(27 Februari 2016)

20 Jan 2016

Kasih

Di tempat ini ku nanti kabar
dari burung yg ku antar.
Entah kemana ia pergi
hingga aku tak sabar menanti.
Walau diri ini lemah tuk menanti,
namun hati ini berkata lain.
Ingin aku berjumpa dan berkata,

'Aku merindukan mu, Kasih'.

20 Januari 2016

1 Des 2015

Bolehkah?

Bolehkah aku ajak dia bermain
di dekat dermaga
dimana orang-orang datang dan pergi
lalu lalang membawa harapan
meninggalkan kenangan?

Bolehkah aku ajak dia berlayar
ke lautan lepas
memecah ombak, mengarungi samudra
berdua?
Bersama?

01 Desember 15

19 Nov 2015

Aku dan kau adalah.....

Aku adalah air
Kau adalah tanah
Kita berdua membangkitkan biji
yang bernama cinta.

Aku adalah air
Kau adalah tanah
Kita berdua menumbuhkan pohon
yang bernama keluarga.

Aku adalah air
Kau adalah tanah
Kita berdua berdampingan melengkapi,
hingga akhir nanti.

19 Nov 2015

16 Nov 2015

Semuanya Adil

Semuanya adil
Kau punya apa yang tidak aku punya,
pun sebaliknya, aku punya apa yang kau tidak punya

Terimakasih telah mengingatkan
Mengingatkanku pada
kesempurnaan

15 November 2015

10 Nov 2015

...... Yang Sering Terdengar Adalah


...... yang sering terdengar adalah celotehan-celotehan lantang
yang berujung tanpa aksi sedikitpun.



...... yang sering terdengar adalah kritikan tajam menerkam telinga
yang berujung pemberontakkan.



...... yang sering terdengar adalah wacana media yang saling menjatuhkan
bukan saling satu untuk perubahan.





Selamat Hari Pahlawan 10 November 2015